Download Silabus Kelas 2 Semester 1

  • Share

Silabus kelas 2 semester 1 memiliki 4 tema yang membentuk karakter anak. Kompetensi inti pada silabus ini antara lain menerima dan melakukan agama yang dipercayai para siswa. Selanjutnya menunjukkan perilaku percaya diri saat melakukan interaksi dengan masyarakat luas.

Kompetensi inti lainnya pada silabus ini adalah memahami pengetahuan dengan pengamatan seperti mendengar, melihat, dan membaca. Dengan menakar rasa ingin tahu siswa seputar diri dan makhluk ciptaan Tuhan. Serta mengenali sejumlah benda yang dijumpai siswa di rumah dan di sekolah.

Tema Silabus Kelas 2 Semester 1

Tema-Silabus-Kelas-2-Semester-1

Terdapat empat tema dalam silabus kelas 2 semester ke-1. Setiap tema memiliki kesinambungan terhadap pembelajaran siswa. Siswa diajari sosialisasi secara bertahap. Baik melalui teori maupun praktik bersosial langsung. Setiap tema mengajarkan konsep pembelajaran karakter siswa didik.

Siswa diajari konsep pembelajaran sederhana sebagai bekal penting untuk bermasyarakat. Tidak kalah penting, pembelajaran diajarkan melalui cara-cara menyenangkan. Seperti mengenal ragam bentuk dari pembelajaran di luar ruangan atau pembelajaran lain yang dapat menumbuhkan pemikiran anak.

  1. Hidup Rukun

Tema pertama dalam silabus ini mengajarkan siswa untuk hidup rukun di berbagai kondisi yang ada. Seperti rumah, tempat bermain, sekolah, dan masyarakat. Penting sebagai pembentukan karakter siswa dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.

Hidup rukun penting ditanamkan pada anak sedini mungkin. Agar mereka dapat menghargai perbedaan. Seperti perbedaan suku, agama, dan ras. Sehingga mereka belajar toleransi sekaligus menghargai sesamanya.

  1. Bermain Di Lingkunganku

Konsep belajar sambil bermain cukup efektif untuk mengajari anak didik. Dengan metode bermain di lingkunganku. Siswa dapat mengenal berbagai ragam bentuk yang berada di sekitar lingkungan dia. Siswa juga dapat mempelajari hal-hal baru dari lingkungan bermain dan tempat tinggalnya.

Bermain yang dimaksud dalam silabus sekaligus memberi gambaran apa saja yang dapat anak pelajari di lingkungannya. Sehingga anak tidak sekadar bermain, tapi juga ada nilai atau konsep pembelajaran baru yang dapat dipetik.

  1. Tugasku Sehari-Hari

Siswa harus diajarkan cara bertanggung jawab dan disiplin terhadap tugasnya. Baik tugas saat di sekolah maupun rumah. Dengan penugasan, siswa diajari betapa pentingnya menjaga tanggung jawab. Apalagi, tugas tersebut melatih kemampuan motorik untuk tumbuh kembang sang anak.

Anak mulai dikenalkan tugas agar tahu perannya. Seperti siswa diberi tugas untuk mengerjakan soal atau pekerjaan rumah dari guru. Jika di rumah, anak dapat menjalankan tugasnya dengan membantu kedua orang tua dalam mengurus adik atau kebersihan rumah.

  1. Hidup Bersih dan Sehat

Setelah mengenal tugas dan tanggung jawab, siswa diminta untuk menjaga gaya hidup bersih dan sehat. Setiap bermain atau belajar, siswa harus menjaga kebersihan badannya agar tidak mudah terserang penyakit.

Bersih pangkal sehat adalah pepatah yang wajib ditanamkan pada anak. Sehingga dia menyadari untuk selalu menjaga kebersihan saat bermain maupun belajar. Dengan demikian, siswa juga dapat belajar pentingnya hidup bersih saat di masyarakat.

Mengajarkan Siswa Hidup Rukun

Mengajarkan-Siswa-Hidup-Rukun

Silabus kelas 2 semester 1 tema pertama menyajikan pengetahuan dengan bahasa yang singkat, logis, dan jelas. Menciptakan karya yang indah dalam gerakan dan tindakan yang mencerminkan anak sehat, beriman dan berakhlak mulia. Berikut sejumlah sub tema dalam penerapan tema 1 hidup rukun untuk siswa.

1. Hidup Rukun Di Rumah

Hidup rukun di rumah bisa diaplikasikan melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Siswa bisa mendapat penjelasan gambar pada setiap sila dalam Pancasila. Selanjutnya guru bisa menjelaskan seputar hubungan gambar atau simbol yang terdapat pada Pancasila.

Selanjutnya guru bisa membimbing siswa untuk menerapkan nilai yang terkandung pada Pancasila dengan sikap-sikap positif. Seperti menjalankan ibadah, disiplin membantu orang tua, peduli terhadap tugasnya di rumah. Penjelasan sederhana bisa menjadi panduan siswa untuk menerapkan hal tersebut.

Ilmu yang diberikan oleh guru harus sesuai dengan keadaan siswa. Misal, siswa diajarkan untuk mengenal makhluk hidup atau peliharaan. Lalu diajarkan untuk merawat makhluk hidup tersebut dan diceritakan kembali di depan kelas. Implementasi ini juga dapat melatih kepercayaan diri siswa.

2. Hidup Rukun Di Tempat Bermain

Pelajaran Bahasa Indonesia untuk aplikasi hidup rukun di tempat bermain bisa dilakukan dengan cara sederhana. Seperti menuliskan ungkapan, perintah, ajakan, atau penolakan. Sikap-sikap tersebut dapat ditulis atau diwujudkan melalui lagu yang menggambarkan sikap rukun di lingkungan bermain.

Siswa harus memahami pentingnya bersosialisasi di lingkungan bermainnya. Dengan mengajarkan sikap-sikap saling toleransi, tenggang rasa, atau tolong menolong. Menanamkan sikap atau kebiasaan positif pada anak dapat membuatnya hidup rukun di tempat bermain dengan baik.

Implementasi ilmu bisa ditulis dan diceritakan kembali. Dengan demikian, siswa bisa belajar dengan cara sederhana. Namun nilai-nilai yang diajarkan tetap masuk dalam pikiran anak. Tujuannya agar setiap siswa didik bisa saling menghargai dan menghormati teman bermainnya.

3. Hidup Rukun Di Sekolah

Sekolah adalah rumah kedua bagi anak didik. Siswa menghabiskan waktunya di sekolah lebih banyak daripada di rumah. Guru bisa mendorong siswa untuk menunjukkan sikap taat beragama untuk kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Seperti melakukan kebiasaan baik rutin setiap hari.

Selanjutnya siswa bisa dikenalkan tata tertib sekolah untuk dilaksanakan. Siswa juga bisa mengidentifikasi aturan apa saja yang dia pelajar. Selanjutnya para siswa dapat menceritakan kegiatan yang dia lakukan dalam upaya menerapkan tata tertib sekolah yang berlaku tersebut.

Setelah siswa mengetahui tata tertib dan tata cara bersikap di lingkungan sekolah, guru dapat memberikan penilaian secara langsung maupun tidak langsung. Penilaian tidak langsung diberikan berdasarkan sikap yang ditunjukkan. Sementara penilaian langsung diberikan melalui tulisan siswa.

4. Hidup Rukun Di Masyarakat

Silabus ini juga mengajarkan cara hidup rukun di masyarakat. Anak berusia di bawah 10 tahun sudah mulai mengenal masyarakat yang beragam karakter. Guru dapat mengajarkan nilai-nilai gotong royong yang masih dilestarikan oleh masyarakat. Juga sikap tenggang rasa dan toleransi.

Siswa dapat dikenalkan sejumlah kosakata dan konsep tentang keragaman benda. Berdasarkan bentuk dan wujudnya ke dalam teks, lisan, atau visual. Guru juga dapat melakukan pembelajaran dengan mengeksploraasi lingkungan sekitar sekolah atau di masyarakat.

Hasil pembelajaran dapat dilaporkan menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Daerah yang tepat. Guru juga dapat memberikan penilaian melalui pengamatan gerak siswa selama berinteraksi dengan lingkungannya. Sehingga siswa dapat belajar maksimal melalui metode tersebut.

Download Silabus Kelas 2 Semester 1

Download-Silabus-Kelas-2-Semester-1

Setelah mengetahui kisi-kisi silabus, Anda dapat mengunduh dokumen tersebut sebagai pedoman pembelajaran. Silabus sangat penting sebagai pedoman siswa belajar. Apalagi untuk pembelajaran kelas bawah. Sehingga membutuhkan pedoman pembelajaran awal sebelum siswa belajar lebih jauh.

Anda bisa mendownload silabus kelas 2 semester 1 di sini:

Download Silabus Kelas 2 Semester 1 K13 Revisi Semua Tema

Tema 1

Tema 2

Tema 3

Tema 4

Anda selanjutnya bisa mengembangkan silabus yang sudah didownload sebelumnya sesuai metode pembelajaran guru yang berbeda-beda namun dengan tujuan sama. Pembelajaran untuk siswa kelas bawah seperti kelas 2 harus dikemas dengan menarik dan menyenangkan agar tidak membosankan.

 

Lihat Juga :

  • Share