RPP Adalah: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Cara Menyusun

  • Share

Guru sebagai pengajar di sekolah biasanya selalu memiliki RPP untuk kegiatan belajar dan mengajar para murid. RPP sendiri memang sangat dibutuhkan, supaya kegiatan belajar lebih terencana dan terstruktur dengan baik. RPP adalah kepanjangan dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

Pengertian RPP itu Apa Ya?

Apakah-yang-Dimaksud-dengan-RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP adalah rencana yang memberikan gambaran prosedur dan cara mengorganisir pembelajaran, tujuannya yaitu untuk mencapai sebuah kompetensi dasar dan telah ditetapkan dalam standar isi, kemudian dijelaskan di dalam silabus. (Kunandar, 2011 : 263).

Perencanaan proses pembelajaran terdiri atas rencana pembelajaran dan silabus yang minimal memuat tujuan pembelajaran, sumber untuk belajar, serta penilaian dari hasil belajar. (Peraturan Pemerintah Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Pasal ke-20)

Selain itu, di dalam Permendiknas Tahun 2007 Nomor 41 menyampaikan bahwa RPP memiliki komponen seperti:

  • Identitas mata pelajaran
  • Standar kompetensi
  • Indikator pencapaian kompetensi
  • Kompetensi dasar
  • Tujuan pembelajaran
  • Materi ajar
  • Metode pembelajaran
  • Alokasi waktu
  • Kegiatan pembelajaran
  • Penilaian kepada siswa hasil dari belajar
  • Sumber belajar yang dipakai

Fungsi dan Tujuan dari RPP

Fungsi-dan-Tujuan-dari-RPP

Kunandar (2011 : 264) menyampaikan bahwa fungsi RPP adalah sebagai acuan bagi guru untuk bisa melangsungkan kegiatan belajar dan mengajar (kegiatan pembelajaran) bersama para siswanya, supaya lebih terarah, berjalan efektif, dan efisien.

Sedangkan tujuan dari rencana pelaksanaan pembelajaran di antaranya seperti:

  • Memperlancar, mempermudah, dan meningkatkan hasil dari proses kbm (kegiatan belajar dan mengajar), dan di sekolah
  • Guru akan mampu mengamati, melihat, menganalisis, serta memprediksi program pembelajaran sebagai bagian dari kerangka kerja yang bersifat logis dan terencana. Hal tersebut pun bisa dilakukan karena sudah menyusun RPP.

5 Unsur di Dalam Penyusunan RPP

5-Unsur-di-Dalam-Penyusunan-RPP

  1. Mengacu pada suatu kompetensi & kemampuan dasar harus dikuasai oleh seorang siswa, i, serta materi dan sub materi dari pembelajaran, pengalaman belajar yang sudah dikembangkang dari silabus;
  2. Memakai berbagai macam pendekatan yang disesuaikan dengan materi dalam memberikan life skills atau kecakapan hidup sesuai dengan lingkungan dan permasalahan sehari-hari;
  3. Memakai media dan metode yang sudah sesuai, serta mendekatkan siswa dengan pengalaman langsung pada saat itu;
  4. Penilaian menggunakan sistem pengujian secara menyeluruh & berkelanjutan yang didasarkan pada sebuah sistem pengujian, kemudian dikembangkan selaras dengan pengembangan menggunakan silabus.

Cara Menyusun RPP yang Benar

Cara-Menyusun-RPP-yang-Benar

Cara penyusunan RPP sesuai dengan Permendiknas Tahun 2007 Nomor 41 di antaranya:

1. Menuliskan Identitas Mata Pelajaran yang Akan Dipelajari

Identitas tersebut berupa sekolah, mata pelajaran, tema, kelas atau semester, serta alokasi waktu

2. Menuliskan Standar Kompetensi yang Sesuai

Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan minimal pada seorang siswa yang memberi gambaran mengenai penguasaan pengetahuan, keterampilan, sikap yang diharapkan guru untuk dicapai siswa dalam sebuah mata pelajaran.

3. Menuliskan Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar atau KD merupakan sejumlah kemampuan yang harus dikuasai oleh peserta didik di dalam mata pelajaran tertentu, berfungsi sebagai rujukan dari penyusunan pada indikator kompetensi.

4. Menuliskan Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator Kompetensi merupakan sebuah perilaku yang bisa diukur / diobservasi oleh guru, untuk menunjukkan tingkat tercapainya dari kompetensi dasar tertentu. Selain itu juga dijadikan sebagai acuan pada saat penilaian sebuah mata pelajaran.

5. Merumuskan Tujuan Dalam Pembelajaran

Tujuan suatu pembelajaran akan menggambarkan proses serta hasil belajar yang diharapkan guru bisa dicapai oleh siswanya sesuai dengan suatu kompetensi dasar. tujuan pembelajaran sendiri dibuat berdasarkan KD, SK, dan Indikator yang sudah ditentukan sebelumnya.

6. Materi Ajar

Materi Ajar memuat konsep, fakta, prinsip, prosedur yang relevan, kemudian ditulis di dalam bentuk suatu peta konsep sesuai dengan rumus indikator pencapaian kompetensi tersebut.

7. Alokasi Waktu

Alokasi waktu yang dibutuhkan akan ditentukan oleh kebutuhan durasi dalam pencapaian beban belajar serta KD (Kompetensi Dasar).

8. Menentukan Metode Pembelajaran yang Hendak Digunakan

Metode pembelajaran yang dipakai oleh seorang guru untuk mewujudkan proses pembelajaran dan suasana belajar, supaya siswa bisa mencapai indikator atau KD yang sudah ditetapkan sebelumnya.

9. Penilaian dari Hasil Belajar

Instrumen serta prosedur penilaian yang diperoleh dari hasil belajar harus disesuaikan indikator pencapaian pada kompetensi dan mengacu ke standar penilaian.

10. Menentukan Media / Bahan / Alat / Sumber Belajar

Guru haru menentukan sumber belajar yang didasarkan Kompetensi Dasar (KD) dan Standar Kompetensi (SK), kegiatan pembelajaran, materi ajar, serta indikator pencapaian dari kompetensi.

11. Membuat Rumusan Kegiatan Pembelajaran

Adapun rumusan tersebut di antaranya:

Pendahuluan

Pendahuluan adalah kegiatan inti pada sebuah pertemuan pembelajaran yang bertujuan untuk membangktikan motivasi dan dapat lebih memperhatikan peserta didik untuk berpartisipasi secara aktif di dalam sebuah prose pembelajaran.

Inti

Kegiatan inti adalah proses pembelajaran untuk pencapaian KD. Kegiatan pembelajaran ini dilakukan secara inspiratif, interaktif, menantang, menyenangkan, memotivasi peserta didik untuk bisa berpartisipasi secara aktif, dan memberi cukup ruang berkreatifitas.

Selain itu, hal itu juga dapat menumbuhkan kemandirian sesuai minat, bakat, dan perkembangan fisik serta psikologis siswa. Kegiatan inti juga dilakukan secara sistematis dan sistemik, yaitu melalui proses seperti eksplorasi, elaborasi, serta melakukan konfirmasi.

Penutup

Penutup adalah bagian kegiatan yang dilaksanakan untuk mengakhiri suatu aktivitas pembelajaran, bisa dilakukan dalam bentuk kesimpulan atau rangkuman, refleksi dan penilaian, tindak lanjut, maupun umpan balik.

10 Prinsip yang Harus Diperhatikan Dalam Menyusun RPP

10-Prinsip-yang-Harus-Diperhatikan-Dalam-Menyusun-RPP

  1. RPP harus memuat secara utuh tentang KD dari KI – 1 (kompetensi dasar sikap spiritual), KD dari KI – 2(kompetensi dasar sikap sosial), KD dari KI – 3 (KD sikap pengetahuan), KD dari KI – 4 (kompetensi dasar sikap keterampilan).
  2. 1 RPP bisa dilaksanakan untuk 1 kali pertemuan, atau bisa juga lebih dari itu.
  3. Mampu memperhatikan perbedaan antar individu pada setiap masing-masing siswa. Penyusunan RPP ini dilakukan dengan memperhatikan perbedaan kemampuan awal, minat, motivasi belajar, tingkat intelektual, dan sebagainya.
  4. Berpusat pada siswa, artinya proses pembelajaran didesain dengan berpusat pada peserta didik untuk memberikan motivasi, kreativitas, minat, inisiatif, kemandirian, inspirasi, serta semangat belajar. Hal itu dilakukan dengan memakai pendekatan saintifik seperti mengamati, membuat pertanyaan, mengumpulkan berbagai informasi, mengasosiasi atau menalar, serta mengkomunikasikan.
  5. Proses pembelajaran membuat lingkungan di sekitarnya sebagai sumber belajar yang kemudian disebut sebagai pembelajaran berbasis konteks.
  6. Pembelajaran memiliki orientasi masa kini / kekinian yaitu pembelajaran berdasarkan pengembangan teknologi & ilmu pengetahuan, serta nilai-nilai pada kehidupan saat ini.
  7. Siswa diharapkan dapat mengembangkan kemandiriannya dalam belajar. Pembelajaran akan memfasilitasi para peserta didik untuk bisa belajar secara mandiri.
  8. Siswa memberikan umpan balik serta tindak lanjut dari pembelajaran yang telah dilakukan. RPP dalam hal ini membuat rancangan program pemberian umpan balik positif, pengayaan, penguatan, sera remedi.
  9. Pembelajaran mempunyai keterpaduan dan keterkaitan antar kompetensi maupun antar muatan. RPP juga disusun dengan memperhatikan keterkaitan sera keterpaduan antara KD, KI, indikator pencapaian kompetensi, materi, penilaian, kegiatan pembelajaran, serta sumber belajar.
  10. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi pada saat ini.

RPP adalah salah satu komponen yang penting dalam suatu pembelajaran di kelas. Sehingga proses pembelajaran bisa berjalan sesuai rencana dan berhasil mencapai KI, KD, dan sebagainya.

 

Lihat Juga :

  • Share